Hari Idul Adha yang jatuh pada tanggal 20 Desember pada tahun 2007 ini seperti biasa diwarnai dengan pemotongan hewa kurban. Idul Adha adalah salah satu hari besar umat Islam. Di lebaran ini umat Islam melakukan potong hewan kurban seperti kambing, sapi, kerbau. Selain itu juga ada sebagian umat Islam yang menunaikan ibadah haji, makanya lebaran ini sering disebut lebaran Haji.
Di daerah Sunter, pemotongan hewan kurban dilakukan di berbagai tempat. Ada yang di masjid, ada juga yang di komplek perumahan. Seperti yang dilakukan oleh para pemuda Karang Taruna, pemotongan hewan kurban dilakukan di Jalan Agung Jaya 15. Ada 11 ekor kambing dan 1 satu ekor sapi. Menurun dari tahun lalu yaitu 12 ekor kambing dan 2 ekor sapi. Pemotongan dilakukan pada pukul 8.30, oleh para pemuda Karang Taruna yang jumlahnya ada sekitar 15 orang. Kambing dan sapi diikat di kayu dengan tali dan diikatkan kain pada lehernya yang ada tulisan nama pemberi kurban tersebut. Sebelum pemotongan dimulai, disiapkan macam-macam keperluan seperti pisau tajam, kayu panjang untuk menggantung hewan yang akan dikuliti, terpal yang digelar di jalan sebagai tempat untuk memotong hewan yang sudah dikuliti.
Tiap pemuda yang terlibat dalam kepanitian memakai name tag untuk mudah dikenali. Setelah semua sudah disiapkan, pemotongan pun dimulai.
Hewan yang pertama dipotong adalah sapi. Sapi ditiduri di jalanan, lehernya ditempatkan di atas sepotong balok kayu dan dipotong. Orang yang memotong dan yang berada di sekitar sapi itu membaca doa Allahu Akbar. Darah sapi pun bermuncratan. Setelah sapi dipotong, lanjut ke kambing. Ada seorang laki-laki yang membacakan nama orang yang memberi hewan kurban itu. Kambing satu-satu digiring ke got yang ada dekat situ, lehernya ditaruh di sebuah balok kayu dan kemudian dipotong. Yang menyeramkan adalah, ada beberapa kambing yang masih bergerak-gerak seperti meronta walaupun sudah dipotong lehernya. Ada seekor kambing yang sampai sudah digantung di balok kayu untuk dikuliti masih saja meronta yang menyebabkan darahnya semakin bermuncratan. Orang yang memotong hewan ada sekitar dua orang yang bergantian, salah satu nya adalah Pak Miming yang merupakan ketua panitia juga. Sedangkan pemuda yang lain ada yang bertugas menguliti, memotong dan ada juga yang mengambil gambar dengan kamera. Para pemuda tidak menghiraukan banyaknya darah yang berceceran di jalan yang mereka pijak. Bahkan beberapa pemuda membiarkan pakaian mereka kotor karena darah.
Ukuran kambing yang ada cukup beragam. Ada yang kecil, dan ada juga yang besar. Namun, cap dinas kesehatan tidak terlihat. Ntah tertutup atau memang tidak ada.
Pembagian kurban kepada mereka yang membutuhkan dilakukan pada pukul 12.00 di tempat yang sama dengan menggunakan kupon. Mereka yang ingin mendapatkan daging kurban akan diberi kupon dan ditukarkan dengan daging. Kegiatan ini rutin dilakukan tiap tahun saat hari raya Idul Adha, dan selalu dilakukan di lokasi yang sama yaitu di Jalan Agung Jaya, komplek perumahan Sunter blok B.
(7 January 2008)

0 comments:
Post a Comment